Free Download Games, Movies, Software Here Planet Download
Free Download Novel, EBook, Adult Book, Adult Novel, Business and Marketing EBook, Political EBook, Religion EBook, MAgazine, Comic, Manga, Here Planet EBook
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Juni 2014

Sang Penguasa (The Prince) - Niccolo Machiavelli

Download eBook Gratis - Il Principe atau Sang Penguasa atau The Prince dalam bahasa Inggrisnya, secara luas dianggap sebagai salah satu buku yang paling berpengaruh dalam politik, khususnya menyangkut pemerolehan, pelestarian, dan penggunaan kekuasaan

politik di dunia barat. Pengamatan-pengamatan Machiavelli terus bergema dengan para politikus, mahasiswa dan sarjana. Ketika Machiavelli menulis Sang Penguasa ia tidak bermaksud untuk menyusun sebuah tulisan ilmiah tentang teori politik, namun tulisannya ini disukai oleh keluarga Medici yang berkuasa, yang dirasakan memberikan nasihat tentang bagaimana seorang penguasa dapat memperoleh dan mempertahankan kekuasaan.

Machiavelli membenarkan kekuasaan lewat kekerasan dan bukan lewat hukum. Karenanya, Sang Penguasa tampaknya membenarkan sejumlah tindakan yag dilakukan semata-mata untuk melestarikan kekuasaan.

Ia juga menegaskan bahwa ia tidak akan membicarakan masalah republik, katanya, “Tentang Republik saya tidak akan berbicara sekarang, karena hal ini telah dibicarakan di tempat-tempat lain secara panjang lebar. Di sini saya secara khusus akan membicarakan kekuasaan, dan dengan mengisi kerangka di atas saya akan menjelaskan bagaimana Negara seperti itu harus diperintah dan dipertahankan."

Rabu, 30 April 2014

Agenda Mendesak Bangsa : Selamatkan Indonesia! - Mohammad Amin Rais

Judul : Agenda - Mendesak Bangsa, Selamatkan Indonesia!
Penulis : Mohammad Amin Rais
Penerbit : PPSK Press, Cetakan III, Mei 2008
Tebal : xv+298 halaman

Download eBook Gratis Agenda Mendesak Bangsa : Selamatkan Indonesia! - Mohammad Amin Rais. Bangsa yang tengah dirundung masalah ini membutuhkan sebuah agenda yang mampu memberikan harapan di tengah-tengah pesimisme. Bagi beberapa pihak buku Agenda Mendesak Bangsa : Selamatkan Indonesia! - Mohammad Amin Rais ini mungkin terlalu dramatis menggambarkan carut-marut kehidupan rakyat yang menjadi korban kaum-kaum elit. 
Namun, bagi beberapa pihak buku Agenda Mendesak Bangsa : Selamatkan Indonesia! - Mohammad Amin Rais ini dapat menjadi teman berduka yang relevan sekaligus menjadi teman mencerahkan dengan agenda yang realistis yang ditawarkan untuk menjawab berbagai permasalahan negara.

Tidak semua pihak memiliki kesempatan untuk membaca buku karya Amin Rais, seorang intelektual yang masih peduli akan masa depan rakyat. Oleh karena itu dengan ebook ini, diharapkan semua pihak yang membutuhkan dapat melihat ini buku ini. Kesadaran kritis itu perlu ditanamkan bagi generasi muda yang menginginkan kehidupan yang lebih baik di hari tua... semoga buku ini bermanfaat...

Jumat, 25 April 2014

Di Bawah Bendera Revolusi - Soekarno

Buku Di Bawah Bendera Revolusi yang menghimpun tulisan-tulisan Bung Karno di masa penjajahan Belanda, pertama kali diterbitkan pada tahun 1959 oleh sebuah Panitia Penerbitan di bawah pimpinan H. Mualliff Nasution. Pada tahun 1963 buku monumental itu mengalami cetak ulang, yang hanya dalam waktu dua minggu sudah habis terjual. Tidak mengherankan setelah itu pencetakan kembali dilakukan setiap tahun. Terakhir kali, tahun 1965 buku itu untuk keempat kalinya dicetak ulang. Ini menunjukkan bahwa keinginan rakyat Indonesia untuk memiliki buku itu sangat besar.

Sejak berdiri pada tahun 1978, Yayasan Bung Karno mendapat banyak permintaan dari berbagai kalangan masyarakat agar mencetak ulang buku-buku karya Bung Karno, terutama Di Bawah Bendera Revolusi. Karena berbagai kendala, rencana mencetak ulang tidak kunjung terlaksana. Bahkan pada saat diselenggarakan peringatan 100 tahun Bung Karno, keinginan itu belum terwujud.

Baru pada tahun 2004, persiapan cetak ulang buku Di Bawah Bendera Revolusi tersebut dilakukan. Agar generasi muda dapat memahami pemikiran Bung Karno, diputuskan cetak ulang tersebut memakai ejaan baru. Tetapi perubahan ejaan itu diupayakan tidak menghilangkan gaya penulisan Bung Karno serta semangat zaman yang terdapat dalam tulisan itu. Suatu pekerjaan yang tidak mudah, tetapi syukurlah penerbit mendapat bantuan yang tulus dari Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.

Menyesuaikan dengan arahan Pusat Bahasa, perubahan ejaan itu tidak mengikuti seluruh kaidah EYD (Ejaan Yang Disempurnakan). Yang diganti hanya “dj” menjadi “j”; “tj” menjadi “c” dan “j” menjadi “y”, dsb.

Di pihak lain istilah-istilah yang merupakan produk dari zamannya, tetap dipertahankan. Jadi istilah-istilah seperti “haibat”, “syaitan”, “fatsal”, maupun “zonder” tidak diubah, tetap seperti lazimnya penulisan pada sebelum Perang Dunia II.

Demikian juga penulisan kata-kata seperti “faham”; “fikiran”; “azas” atau “perjoangan” dipertahankan seperti sebelum berlaku EYD, tidak mengikuti kelaziman saat ini.

Sesuai dengan ketentuan EYD, kata-kata atau istilah asing ditulis miring (italic), sementara kata-kata yang pada edisi lama ditulis jarang sebagai tanda penekanan, pada edisi ini ditulis tebal (bold).

Dibanding dengan edisi terdahulu, secara substansial tidak ada perubahan dalam mater isi buku. Hanya ada dua tulisan tambahan untuk melengkapi sosok Bung Karno, bagi generasi muda yang belum banyak mengenalnya. Yang pertama mengenai riwayat hidup Bung Karno. Yang kedua, kupasan dari sejarawan, Dr. Asvi Warman Adam, berupa telaah kritis terhadap tulisan-tulisan Bung Karno yang dimuat dalam buku ini. Dan buku Di Bawah Bendera Revolusi ini dapat dicetak ulang karena peran serta Badan Pengelola Gelora Bung Karno.
Download eBook Di Bawah Bendera Revolusi - Soekarno [Click Here]

MADILOG - Tan Malaka

Buku ini berjudul Madilog, singkatan dari Materialisme, Dialektika dan Logika, seperti kata pengarangnya “di sini lah di kerangkakan cara berfikir Materialisme, Dialektika dan logika”.Madilog merupakan istilah baru dalam cara berpikir, dengan menghubungkan ilmu bukti serta mengembangkan dengan jalan dan metode yang sesuai dengan akar dan urat kebudayaan Indonesia sebagai bagian dari kebudayaan dunia. Bukti adalah fakta dan fakta adalah lantainya ilmu bukti. Bagi filsafat, idealisme yang pokok dan pertama adalah budi (mind), kesatuan, pikiran dan penginderaan. Filsafat materialisme menganggap alam, benda dan realita nyata obyektif sekeliling sebagai yang ada, yang pokok dan yang pertama.

Bagi Madilog (Materialisme,Dialektika, Logika) yang pokok dan pertama adalah bukti, walau belum dapat diterangkan secara rasional dan logika tapi jika fakta sebagai landasan ilmu bukti itu ada secara konkrit, sekalipun ilmu pengetahuan secara rasional belum dapat menjelaskannya dan belum dapat menjawab apa, mengapa dan bagaimana.

Semua karya Tan Malaka dan permasalahannya didasari oleh kondisi Indonesia. Terutama rakyat Indonesia, situasi dan kondisi nusantara serta kebudayaan, sejarah lalu diakhiri dengan bagaimana mengarahkan pemecahan masalahnya. Cara tradisi nyata bangsa Indonesia dengan latar belakang sejarahnya bukanlah cara berpikir yang teoritis dan untuk mencapai Republik Indonesia sudah dia cetuskan sejak tahun 1925 lewat Naar de Republiek Indonesia.

Jika membaca karya-karya Tan Malaka yang meliputi semua bidang kemasyarakatan, kenegaraan, politik, ekonomi, sosial, kebudayaan sampai kemiliteran (Gerpolek-Gerilya-Politik dan Ekonomi, 1948), maka akan ditemukan benang putih keilmiahan dan ke-Indonesia-an serta benang merah kemandirian, sikap konsisten yang jelas dalam gagasan-gagasan serta perjuangannya.

Download MADILOG - Tan Malaka [Click Here]

Sabtu, 13 Juni 2009

KWIK KIAN GIE - SAYA BERMIMPI JADI KONGLOMERAT


"Mimpi" Kwik akhirnya sungguh-sungguh jadi kenyataan. Sebuah mimpi yang sesungguhnya tidak kita-bahkan Kwik sendiri-harapkan. Hanya dalam hitungan bulan, badai moneter yang menerjang kawasan asia dengan cepat meluluh-lantahkan konglemerat, bahkan menyeret Ekonomi-Indonesia dan lensengsernya pemimpin rezim orde baru. Dengan ulasan yang tajam sekian tahun yang lalu, Kwik telah membeberkan nasib yang bakal dialami konglemerat Indonesia: cepat meroket dan meraksasa dan kemudian rontok karena sebetulnya semu dan keropos. Sebelum orang teriak-teriak KKN Kwik dengan gamblang meaparkan praktek-praktek koruptif dan kolutif. Agar mimpi buruk itu berakhir, sekaranglah saatnya mempertimbangkan apa-apa sebaiknya dilakukan, dihindari, atau dibuang dalam perekonomian seperti usulan Kwik.

Format file : DJVU
Download

Program untuk membaca file : WinDjView

ISHAK RAFICK - CATATAN HITAM LIMA PRESIDEN INDONESIA


Sebuah Investigasi 1997-2007, Mafia Ekonomi, dan Jalan Baru Membangun Indonesia. Yang akan Anda baca ini memang bukan sesuatu yang manis. Buku ini juga tentu tidak ditujukan untuk menyenangkan setiap orang seperti cerita pengantar tidur. Di dalamnya, memuat rekaman hitam bersejarah yang boleh jadi belum pernah terungkap di media. Ini adalah hasil penelusuran jurnalistik selama 10 tahun. Catatan yang tajam dan paling komprehensif yang membedah kegagalan demi kegagalan presiden kita dalam membawa Indonesia tinggal landas. Satu hal yang pasti, ada solusi dan pencerahan yang ditawarkan sang penulis kepada kita dengan cara memberi gambaran apa adanya tentang tanah air tercinta. Setidaknya agar muncul ide-ide kreatif untuk menyelesaikannya.

Format file : DigiBook
Download