Free Download Games, Movies, Software Here Planet Download
Free Download Novel, EBook, Adult Book, Adult Novel, Business and Marketing EBook, Political EBook, Religion EBook, MAgazine, Comic, Manga, Here Planet EBook
Tampilkan postingan dengan label Pandir Kelana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pandir Kelana. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Agustus 2013

Kereta Api Terakhir

Author : Pandir Kelana
Judul : Kereta Api Terakhir 
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan Pertama, November 1991
212 hlm; 18 cm
Ebook (djvu) by syauqy_arr



Sinopsis

Novel Kereta Api Terakhir ini diangkat dari peristiwa sejarah perang kemerdekaan RI tahun 1947, setelah pihak Belanda menganggap dirinya tidak terikat lagi pada Persetujuan Linggarjati. Dari kedudukan-kedudukannya di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya, tentara Kerajaan Belanda yang sudah diperkuat oleh kedatangan "Divisi 7 Desember" menyerbu memasuki wilayah-wilayah yang sepenuhnya masih dikuasai oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Letnan Herman, Letnan Sudadi, dan Sersan Tobing di-tugaskan oleh pimpinan Tentara Nasional Indonesia untuk mengungsikan alat-peralatan kereta api yang sangat vital bagi perjuangan saat itu, dari Purwokerto ke Yogyakarta, agar tidak jatuh ke tangan Belanda.

Dalam novel ini, pembaca akan memperoleh gambaran mengenai semangat juang patriot-patriot bangsa dalam jajaran Jawatan Kereta Api waktu itu. Sulit untuk dibayangkan, bahwa tugas berat sarat tantangan dan marabahaya itu dibebankan kepada pemuda-pernuda pejuang yang usianya baru sekitar dua puluhan tahun. Namun, kenyataan sejarah Membuktikan bahwa revolusi kemerdekaan RI telah memacu sikap kedewasaan pemuda-pemuda zaman itu.

______________________________________

Minggu, 18 Agustus 2013

Suro Buldog

Author : Pandir Kelana
Judul : Suro Buldog, Orang Buangan Tanah Merah, Boven Digoel
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan Pertama, Juli 1992
266 hlm; 18 cm
Ebook (djvu) by syauqy_arr



Suro Pranoto nama aslinya, tetapi karena penampilannya yang mampu menggugah imajinasi akan “anjing buldog” itu, ia memperoleh nama panggilan Suro Buldog dari teman-temannya. Ia bangga akan nama itu.

Seusai mengikuti pendidikan teknik pada Europese Ambacht School, idam-idamannya untuk bekerja di Staats Spoorwegen, Jawatan Kereta Api, terkabul dan ia mulai meniti karir sebagai montir di bengkel lokomotif Tasikmalaya, Jawa Barat. Ia menikah dengan seorang mojang Priangan. Namun nasib menentukan lain. Di luar kehendaknya, ia mencederai kepala bengkel yang Belanda totok itu dan memperoleh ganjaran hukuman 20 tahun, di penjara darurat Boven Digoel, Tanah Merah, Irian Jaya.

Ternyata, kepala bengkel yang semula dinyatakan akan menjadi lumpuh seumur hidup itu sembuh. Suro Buldog memperoleh keringanan hukuman dan dipindahkan ke Penjara Nusakambangan.

Sesudah dinyatakan bebas hukuman, ia bekerja sebagai mandor kebun, di sebuah perkebunan dan pabrik gula, dengan menyandang nama Mandor Darmin. Di tempat itulah Mandor Darmin merasa terpanggil untuk dapat berbuat sesuatu bagi bangsanya. Perjalanan hidupnya mempertemukan Darno Kusir yang Suro Buldog itu, dengan suami bekas istrinya, Chudancho Tardana, yang perwira PETA dan untuk selanjutnya ia bergerak di bawah tanah, sampai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, untuk kemudian menghilang begitu saja.

Apakah para pembaca akan berjumpa kembali dengan Suro Buldog, Mandor Darmin, Darno Kusir dalam novel lain, hanya Pandir Kelana yang mengetahuinya.

____________________________________
Link Download (DJVU) - 2,68 MB